Membiru dalam sebuah renungan

October 11th, 2010

Semuanya menjadi biru tadi malam
sebuah renungan ringan saat menghisap “racun”
telapak telanjang menapak tanah dan merasakan geraknya
luar biasa disana ada detak kecil
ternyata “semut” yang sengaja aku bunuh
artikan sendiri racun dan semut yang sudah membiru karena telah menjadi
mayat

Musim

October 11th, 2010

Paling benci jika raga melemah,
tapi dengan “hal” itu subtansinya menjadi jelas, bahwa aq eksis menjadi manusia.

Keadilan Hanya Milik Tuhan

May 5th, 2009

Pelan aku kayuh sepedaku pagi ini menuju bengkel langgananku, rencana pagi ini ingin memberi keadilan kepada sepeda kayuhku.
Tiap jengkal kilometernya aku berusaha menunduk karena terik matahari makin menyengat. Sampai juga di bengkel, tak lama berjeda Mas mekanik andalanku langsung menyambutku dengan senyum dan langsung tune-up ulang sepeda itu. Sambil duduk dan merokok aku liat sepeda itu di perbaiki dengan sangat teliti dan di lap agar bersih. Read the rest of this entry »