apakah kita orang yang ‘tercerahkan’

May 20th, 2008 | by kangdiman |

benderaku

100 tahun kebangkitan nasional, 20 mei 1908 saat itu aku ada di mana ya??, masih merikuk di bulu-bulu lembut kelinci? atau di mana ya..hmmm susah sekali aku mengingat semua itu. Kenapa susah sekali Mengingatnya padahal cuman ‘100 tahun’, mungkin karena aku masih manusia,dan juga mungkin kadar pengingatku dan misteri dimana aku 100 tahun yang lalu.
Hanya dari sejarah aku tahu apa yang terjadi 100 tahun yang lalu, ada tiga orang yang tercerahkan bersama puluhan pemuda yang iklas dalam bertindak mereke tercerahkan. 100 tahun mungkin bisa kita pilah, 1908-1945 apa yang mereka dapat dari orang tercerahkan? Indonesia, Bahasa, Pancasila, dan KEMERDEKAAN!!!.
The founding father of this Nations, mereka orang yang cerdas orang yang terdidik tapi mereka ‘tercerahkan’ mereka rela sampe mampus dengan iklas hanya buat kepentingan suatu negara yang mereka anggap layak memiliki martabat.
1945-sekarang. Seperempatya atau tiga perempatnya aku sudah ada disana, apa yang telah aku hasilkan bersama aku-aku yang lain, atau engkau-engkau yang lain.
Yang aku lihat hanya aku-aku dan engkau-engkau saling bunuh saling injak saling jajah, jadi apa bedanya aku dengan penghakim-penghakim masa lalu. Pada suatu titik mereka lebih membela idealis idealis mereka bahkan mereka rela mati untuk bela itu. idealis-idealis yang mereka dapat karena aku-aku dan engkau-engkau yang lain merasa paling pintar dan paling benar.
Aku orang bodoh aku bukan pejuang aku hanya penikmat-penikmat kemerdekaan, aku mungkin pintar dan engkau mungkin paling benar dan sempurna, tapi tidaklah kita malu pada buyut-buyut kita yang dulu ‘berjuang’.
Idealis barat, idealis Timur dan Idealis religi kita jadikan patokan untuk bertahan, aku sebut semua itu idealis ‘tengik’ baunya seperti bangkai yang berusaha aku-aku dan engkau-engkau harumkan.
Pemuda……mana idealis indonesiamu!!, mana dirimu kekasihku mana dirimu sahabatku. Apa yang engkau bela? hanya sebuah onggokan yang menurut aku dan engkau anggap ‘benar?’
kesempurnaan dan keadilan hanya milik tuhan, jangan kembali meringkuk pada biduk-biduk lembut yang membuat kita cerdas punya gelar punya itelejensia yang 100x lebih dari orang-orang 100tahun yang lalu tapi kita tidak ‘tercerahkan’.
kata ‘tercerahkan’ bukan karena aku menuntaskan pembacaanku pada buku ‘budha’ bukan karena aku melihat matahari pagi dan ulasan-ulasan kotak bergambar dan bersuara. Tapi karena aku harus tercerahkan, aku-aku dan engkau-engkau ‘respect your self, respect others’

  1. 4 Responses to “apakah kita orang yang ‘tercerahkan’”

  2. By genthokelir on May 20, 2008 | Reply

    mari kita isi semangat ini dengan kebangkitan konsep yang mengacu pada sejarah perjuangan yang harus kita lanjutkan dengan karya yang kelak berguna dalam peradapan

    kebangkitan nasional bukan kebangetan nasional

  3. By p on Jul 21, 2008 | Reply

    waoo….
    keren habis….
    ampe2 mata berkaca2 ngebacax merenung dan ngebayangi kesalahan2 yang selama ini scara tidak langsung ????

    sepatah kata buat kangdiman

    thank’s for all….

  1. 2 Trackback(s)

  2. Jun 7, 2008: Seberapa Siapkah Kita ? « Gunung kelir’s Weblog
  3. Sep 20, 2008: .dOt » Blog Archive » Pasti selamanya comandante

Post a Comment