Keadilan Hanya Milik Tuhan

May 5th, 2009 | by kangdiman |

Pelan aku kayuh sepedaku pagi ini menuju bengkel langgananku, rencana pagi ini ingin memberi keadilan kepada sepeda kayuhku.
Tiap jengkal kilometernya aku berusaha menunduk karena terik matahari makin menyengat. Sampai juga di bengkel, tak lama berjeda Mas mekanik andalanku langsung menyambutku dengan senyum dan langsung tune-up ulang sepeda itu. Sambil duduk dan merokok aku liat sepeda itu di perbaiki dengan sangat teliti dan di lap agar bersih.

Selesai, Sepeda kayuh sudah kembali normal. Pelan aku kembali menyusuri jalan aspal dari bengkel menuju kantor. Dalam hati aku berujar pada kayuhku “aq telah memberimu keadilan” dengan merawatmu semampuku dan semua keterbatasanku sebagai manusia. Kayuhku aku tak hanya membuatmu lelah, pusing, berdarah dan menangis aku berusaha memberimu “keadilan”.
Entahlah engkau bahagia atau tidak dengan semua yang telah aku berikan pagi ini. Andai kau bisa ngomong mungkin kau menjawab “masih kurang, tiap hari kau perlakukanku seperti budak”.

Ah tapi aku punya jawaban versi aku sendiri, karena lepas dari bengkel itu engkau meliuk landai, aku merasa itu jawabanmu atas kepuasanmu karena “keadilan” yang telah aku berikan.
Keadilan taik kucing kau masih membentaku ketika aku melindas kerikil tajam pagi ini.
Ah aku menjawabnya dengan singkat “jika kau masih mau aku ajak lompat berarti kamu tidak sepenuhnya marah padaku”

Dari semua cerita pagi ini mungkin aku belajar banyak dari sepeda ini, pernahkah kita berpikir “lelah, pusing, darah, pemikiran, nyawa, loyalitas” kita, tidak mendapat hasil sepadan? Sama rata, sama rasa, sama hasil Ndasmu groak dan mlocot.

Filosifi sepeda pagi ini membuat hatiku sejuk, karena sepeda itu berujar “kang, kamu masih manusia wajar kalau kamu tak bisa memberikan keadilan padaku”, karena “keadilan hanya milik tuhan”.
Jadi jika kita tak mendapatkan keadilan, semua itu aku anggap wajar karena sementara saat ini yang memberikan keadilan kepada kita adalah manusia bukan Tuhan.

Dari sebuah perjalan sederhana dari kayuhan yang tak berarti aku mendapatkan pelajaran berharga pagi ini.

  1. 8 Responses to “Keadilan Hanya Milik Tuhan”

  2. By suryaden on May 6, 2009 | Reply

    waduh, sepedamu bertuah ki kang… hahaha

  3. By kangdiman on May 6, 2009 | Reply

    wah mas suryaden dah sudi mampir kesini, mas web dikau kok susah banget saya bukak ya…berat banget.

  4. By kang asep on May 17, 2009 | Reply

    weh kok sepeda motor tua mu kemana bob yg pernah aku pinjam..

  5. By suryaden on Jun 2, 2009 | Reply

    harus baca solawat dulu mungkin mas 😀

  6. By genthokelir on Jun 19, 2009 | Reply

    ojo mung di tumpaki wae hahahaha

  7. By rio2000 on Jun 29, 2009 | Reply

    sepeda dan Keadilan Milik Tuhan….. bisa juga mas menghubungkannya 😀

  8. By pandit on Aug 11, 2009 | Reply

    kapan ngonthel bareng lg kang?

  9. By saktipaijo on Sep 14, 2010 | Reply

    njajal komen mas…mantap jaya…

Post a Comment